Qaisra Shahraz kembali akan berkunjung.
British Council mengabarkan bahwa pada 26 Oktober hingga 8 Nopember 2007 mendatang, novelis Qaisra Shahraz yang juga seorang British Ofsted Inspector, Education Consultant dan Teacher Trainer, akan melakukan promo tour untuk novel terbarunya.
selengkapnya
Rambutnya memutih. Kaca mata tebal. Kaos berkerah dengan celana kain panjang.
Dari ruang tengah ia membuka pintu dan mengajak saya ke kamar kerjanya.
Lampu penerang di atas meja tetap menyala. Kertas-kertas kerja dan data berserakan. buku-buku menumpuk kurang rapi.
Kaca pembesar masih tergeletak di atas meja, tepat di dekat tape recorder saya.
Adolf Heuken sedang menyelesaikan revisi sebuah buku untuk edisi ke 7. Sejak pagi itu, ia menulis. Siaw Ni, pegawainya selalu sampaikan Pater masih menulis tidak bisa diganggu.
Tepat pukul 10.30, sesuai janji, saya mulai menghidupkan tape recorder. Dan suara tegas, berapi-api, membuka wawancara di rumahnya di Jalan Muhamad Yamin, Jakarta.
Selengkapnya
Ia terus menulis, menulis, dan menulis.
Jakarta tempo doeloe atau “Oud Batavia” seakan menjadi saksi sejarah hidupnya. Separuh lebih hidupnya bersama koleksi dan arsip-arsip tua. Hingga usia 77 tahun, ia terus menulis buku.
Hari-hari ini, waktu terus memburunya. Buku Historical Sites of Jakarta yang sudah terjual diatas 20 ribu eksemplar akan dicetak kembali pada 2007. Dua edisinya pernah diterbitkan Times International, Singapura.
Selengkapnya
Ratusan koleksi buku langka milik pejabat seperti Adam Malik sampai Ali Sastroamidjoyo pernah dijual di kios buku langka TB Laras, milik Effendi Simanjuntak aliasl Ucok. Dari aktivis, jurnalis, sastrawan, hingga pengusaha sering berburu buku di tokonya itu
Awalnya Ucok bekerja sebagai age surat kabar di Cengkareng. Pekerjaan ini ia geluti usai sekolahnya pupus pada semester 6. Kesulitan biaya kuliah memaksanya berhenti dari Universitas Kristen Indonesia. Ia lalu bertekun dalam penjualan buku-buku bekas dan langka.
selengkapnya
Datanglah ke lapak-lapak sepanjang Jalan Pintu kecil. Banyak buku-buku tionghoa bekas dilego murah. Dahulu turis asal Taiwan, Hongkong sering membeli di situ
Seorang tua tampak asyik membolakbalik buku cerita silat tionghoa . Lembaran buku kusam dan warna kuning kecoklat-coklatan. Yang mengagetkan buku itu asli berbahasa tionghoa!
selengkapnya





